Mantan Karyawan Tuntut Meta karena Dipecat terkait Posting-an Perang Israel-Hamas di Instagram

Anton Suhartono
Mantan karyawan menggugat Meta karena dipecat terkait penanganan posting-an soal perang Israel-Hamas di Instagram (Foto: Reuters)

Menurut Hamad, pemecatannya tampaknya disebabkan sebuah insiden pada Desember 2023 terkait prosedur darurat untuk memecahkan masalah parah yang disebut oleh Meta sebagai SEV atau "site event".

Dia mencatat adanya penyimpangan prosedur dalam penanganan SEV terkait pembatasan konten yang di-posting oleh tokoh Palestina di Instagram. Posting-an itu tak muncul dalam pencarian dan feed.

Dalam satu kasus, Hamad menemukan video pendek yang diposting jurnalis foto Palestina Motaz Azaiza telah disalah-klasifikasikan sebagai pornografi. Padahal video tersebut menunjukkan bangunan di Gaza yang hancur.

Hamad kemudian mendapat panduan yang bertentangan dari karyawan lain mengenai siapa yang seharusnya bertanggung jawab terhadap SEV. sang manajer menegaskan bahwa SEV bagian dari tanggungjawabnya.

Sebulan kemudian Meta memberitahu Hamas dirinya menjadi sasaran penyelidikan. Dia kemudian mengajukan laporan menjadi korban diskriminasi internal perusahaan. Setelah itu dirinya dipecat.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Biadab! Tentara Israel Bunuh Bayi Palestina Umur 7 Bulan di Tepi Barat

57 tahun lalu

Irlandia Hukum Menteri Israel Ben Gvir dan Smotrich Buntut Penyiksaan Aktivis GSF

57 tahun lalu

Laga Albania Vs Israel Chaos: Diwarnai Selebrasi Provokatif, Tamparan, hingga Lemparan Sepatu

57 tahun lalu

Iran Klaim Tembakkan Rudal dan Drone, Paksa Kapal Perang AS Mundur dari Teluk Oman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal