Mantan Dubes AS untuk Yaman Jadi Penanggung Jawab Implementasi Gencatan Senjata Gaza

Anton Suhartono
Mantan Dubes AS untuk Yaman Steven Fagin ditunjuk menjadi kepala Pusat Koordinasi Sipil-Militer untuk memastikan implementasi gencatan senjata Gaza (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Mantan Duta Besar (Dubes) Amerika Serikat (AS) untuk Yaman, Steven Fagin, ditunjuk menjadi kepala Pusat Koordinasi Sipil-Militer untuk memastikan implementasi perdamaian di Jalur Gaza.

Tugas utama Fagin adalah memastikan 20 poin rencana perdamaian Gaza usulan Presiden AS Donald Trump benar-benar diterapkan.

Departemen Luar Negeri (Deplu) AS mengumumkan penunjukan Fagin yang akan berkantor di Israel.

Menteri Luar Negeri (Menlu) AS Marco Rubio mengunjungi kantor Pusat Koordinasi Sipil-Militer Kiryat Gat, 56 km sebelah selatan Kota Tel Aviv, Jumat (24/10/2025). Dia mengatakan keeberadaan pusat koordinasi tersebut mencerminkan optimisme tentang kemajuan dalam penegakan gencatan senjata antara Israel dan Hamas di Gaza.

Fagin merupakan diplomat karier yang  menjabat sebagai Dubes AS untuk Yaman sejak 2022. Tugas barunya adalah mengoordinasikan upaya AS dan mitra-mitranya, bersama para perwira militer, untuk memastikan gencatan senjata yang langgeng di Gaza.

Para pejabat senior AS, termasuk Wakil Presiden JD Vance, utusan khusus Trump untuk Timur Tengah Steve Witkoff, serta negosiator Jared Kushner, juga telah mengunjungi kantor tersebut pekan ini, menandakan komitmen AS terhadap kesepakatan gencatan senjata.

Gencatan senjata tahap pertama di Gaza berlaku sejak 10 Oktober lalu. Di dalamnya termasuk pengimplementasian beberapa poin kesepakatan damai usulan Trump, seperti pertukaran tahanan, penarikan pasukan Israel, dan masuknya bantuan kemanusiaan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
45 menit lalu

Influencer Andrew-Tristan Tate Ditangkap di AS terkait Dugaan Pemerkosaan dan Prostitusi

2 jam lalu

Brutal! Serangan Iran ke Pangkalan Yordania Tewaskan 2 Tentara AS, 1 Personel Hilang

6 jam lalu

Perang AS-Iran Makin Membara, AS Desak Warganya Tak Kunjungi Timur Tengah

20 jam lalu

Trump Tuduh Rusia Ikut Campur Pilpres AS 2020, Kremlin: Tak Berdasar!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal