Mantan Diplomat AS: Sekutu di Timur Tengah Kini Mulai Jaga Jarak dengan Amerika

Ahmad Islamy Jamil
Ilustrasi relasi Arab Saudi dan Amerika Serikat. (Foto: Dok. Almanar)

Menurut Freeman, bagian timur dunia Arab sudah lama tunduk pada kekuatan eksternal. Akan tetapi, sekarang mereka berada di tengah penataan ulang hubungan regional yang digerakkan secara mandiri.

“Aktor utamanya telah menguasai nasib mereka sendiri untuk pertama kalinya sejak invasi Napoleon 1798 ke Mesir dan sedang mencari jawaban mereka sendiri untuk masalah wilayah mereka,” kata Freeman.

Menurut mantan diplomat AS itu, Timur Tengah sekarang dipimpin oleh para pemimpin independen yang tegas. Mereka punya komitmen sendiri tentang bagaimana kepentingan nasional mereka akan dilayani dengan baik, dan mereka tidak menanggapi dengan baik upaya luar untuk mendikte kebijakan di wilayah tersebut.

“Para pemimpin ini telah belajar dari pengalaman pahit bahwa penggunaan kekuatan dan tindakan rahasia tidak hanya menyelesaikan beberapa masalah tetapi seringkali mahal dan kontraproduktif,” kata Freeman.

“Hasilnya adalah pencarian perdamaian dan stabilitas antara negara-negara di kawasan itu tanpa memperhatikan pandangan Amerika Serikat dan bekas kekuatan kolonial,” ucapnya.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
1 jam lalu

Perang Lawan Iran Semakin Panas! AS Minta Warganya di Seluruh Dunia Waspada

3 jam lalu

Mengapa Blokade Houthi terhadap Arab Saudi Bisa Kacaukan Pasokan Minyak Dunia?

3 jam lalu

Nah, Militer AS Tak Bisa Lindungi 50.000 Tentara di Timur Tengah dari Serangan Iran

4 jam lalu

Trump Berlakukan Tarif Masuk 50% ke Kanada, PM Carney: Pelanggaran!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal