“Dengan senang hati saya konfirmasi negosiasi AS-Iran dijadwalkan di Jenewa pada Kamis ini, dengan dorongan positif untuk melangkah lebih jauh menuju penyelesaian kesepakatan,” kata Albusaidi, dalam pernyataan di media sosial.
Beberapa jam sebelum pernyataan Albusaidi, Menlu Iran Abbas Araghchi mengatakan Teheran siap menerapkan “mekanisme pemantauan penuh” untuk menjamin bahwa program nuklirnya bersifat damai.
Dia menegaskan Iran ingin melakukan pengayaan uranium di dalam negeri ketimbang membeli dari luar negeri meski ada tekanan kuat dari AS. Araghchi menegaskan masalah ini merupakan martabat dan harga diri bagi rakyat Iran.
“Kami mengembangkan teknologi ini, hasil karta para ilmuwan kami, dan itu sangat berharga bagi kami karena telah menciptakannya. Kami telah membayar biaya harga mahal untuk itu,” katanya.