Saat ini, belum ada tuntutan secara resmi terhadap Khanchandani. Akan tetapi, para penyelidik mengatakan, mereka terpaksa menangkap Khanchandani setelah lelaki itu menolak untuk bekerja sama.
Salah satu pendiri Republic TV, Arnab Goswami memprotes penangkapan koleganya itu. “Itu adalah penangkapan ilegal, karena tidak ada surat perintah penangkapan yang ditunjukkan,” kata Goswami, Minggu (13/12/2020), dikutip New York Times.
“Saya meminta semua orang di seluruh negeri untuk bersuara menentang metode yang dipakai polisi Mumbai ini,” ujarnya.
Penangkapan Khanchandani terjadi di saat media berita India tergelincir ke dalam atmosfer yang semakin terpolarisasi. Republic TV adalah salah satu dari sejumlah media yang menjadi “makmur” di bawah pemerintahan Modi dan BJP yang berkuasa.
Sejumlah outlet berita di India kini menjadi semakin konservatif. Program-program di jaringan mereka secara teratur mengecam atau membungkam kritik terhadap pemerintah.