Mali Tak Ikut Terapkan Sanksi terhadap Guinea, Kenapa?

Umaya Khusniah
Warga bersorak pada tentara di Conakry, Guinea, 5 September 2021. (Foto: Reuters)

BAMAKO, iNews.id - Pemerintah Mali tidak turut menerapkan sanksi yang dijatuhkan oleh blok politik dan ekonomi utama Afrika Barat, ECOWAS terhadap Guinea. Sanksi-sanksi tersebut dinilai ilegal, tidak manusiawi dan tidak sah. 

"Dengan mempertimbangkan solidaritas dan persaudaraan antara Mali dan Guinea, pemerintah transisi telah memutuskan untuk melepaskan diri dari semua sanksi ilegal, tidak manusiawi dan tidak sah yang dikenakan pada (Guinea)," kata juru bicara pemerintah Mali dan perdana menteri sementara, Abdoulaye Maiga dalam sebuah pernyataan, Rabu (28/9/2022). 

Dia juga mengatakan Mali akan, jika perlu, mengambil tindakan untuk membantu Guinea untuk melawan dampak sanksi. Tidak segera jelas apa dampak penolakan Mali untuk menerapkan sanksi.

ECOWAS menjatuhkan sanksi kepada junta yang berkuasa di Guinea pekan lalu. Guinea dinilai terlalu lama menyelenggarakan pemilihan umum dan memulihkan demokrasi setelah merebut kekuasaan tahun lalu.

Sanksi yang diterapkan ECOWAS di antaranya membekukan aset keuangan anggota junta dan melarang mereka bepergian ke negara lain di kawasan itu.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
Nasional
8 hari lalu

DJP Hapus Sanksi Telat Lapor SPT Badan Tahun 2025, Ini Ketentuannya

Nasional
9 hari lalu

365 ASN Kementerian Imipas Dibina di Nusakambangan Imbas Pelanggaran Disiplin

Nasional
9 hari lalu

Kementerian Imipas Ungkap 774 Pelanggaran Disiplin ASN, 71 Orang Dipecat

Internasional
12 hari lalu

Menhan Mali Tewas dalam Serangan Bom Bunuh Diri, Rumahnya Hancur Berkeping-keping

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal