Malaysia Temukan Kasus Virus Corona Varian Baru, Mirip dengan Strain Afrika Selatan

Anton Suhartono
Noor Hisham Abdullah (Foto: AFP)

Dia menambahkan, Malaysia sebelumnya pernah mendapati mutasi yang 10 kali lebih menular daripada varian biasa. Varian yang diberi nama mutasi 'D614G' itu ditemukan di Kedah pada Agustus dan saat itu tingkat penularannya cepat.

Soal mutasi Covid-19 yang ditemukan di Inggris dan juga sangat menular, Noor Hisham  masih memantau perkembangannya. Namun, pemerintah tidak berencana menambah waktu karantina wajib dari 10 menjadi 14 hari terhadap pendatang asing, terkait temuan varian baru di Inggris.

“Seringkali, seseorang mengalami gejala pada pekan pertama. Jika masa karantina hanya 7 hari, risikonya akan tinggi. Tapi jika 10 atau 14 hari, berdasarkan pengalaman kami, tidak banyak perbedaan,” ujarnya.

Pendatang yang tiba di Malaysia harus menjalani tes Covid-19. Jika hasilnya negatif, pendatang tersebut tetap harus menjalani karantina 10 hari. Sementara jika hasil tes positif dia akan dirujuk ke rumah sakit untuk diisolasi dan dirawat.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hilang Misterius 12 Tahun Silam, Pencarian Pesawat Malaysia Airlines MH370 Diperpanjang Setahun

57 tahun lalu

Efisiensi, Malaysia Tambah WFH bagi PNS Jadi 2 Hari Setiap Pekan

57 tahun lalu

Polda Metro Gagalkan Peredaran Narkoba Jaringan Malaysia, Disamarkan Jadi Beras India

57 tahun lalu

Viral Influencer Malaysia Ubah Lirik Lagu Rollerblade No Na, Netizen Murka!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal