Healy pernah dikritik karena mencium seorang penggemar laki-laki band itu saat menggelar konser di Uni Emirat Arab (UEA) pada 2019. UEA sendiri juga memiliki undang-undang yang melarang LGBT dan perbuatan homoseksual.
Future Sound Asia (FSA) selaku penyelenggara Good Vibes Festival meminta maaf atas pembatalan acara tersebut. Mereka pun menyebut perilaku dan ucapan Healy di atas panggung itu kontroversial.
FSA juga menyatakan keprihatinannya bahwa insiden tersebut dapat mengikis kepercayaan promotor musik itu dan berbagai pemangku kepentingan. “Ini mengancam stabilitas kancah seni live kita yang sedang berkembang,” kata FSA dalam pernyataannya.
Sementara Fahmi mengatakan, Malaysia berkomitmen mendukung pengembangan industri kreatif dan kebebasan berekspresi. “Namun, jangan sampai menyinggung hal-hal yang sensitif bagi masyarakat, terutama yang bertentangan dengan tradisi dan nilai-nilai budaya lokal,” ujarnya.
Untuk diketahui, The 1975 besok juga bakal menggelar konser di Indonesia. Grup musik Inggris itu rencananya akan tampil sebagai band tamu dalam acara musik We The Fest di Jakarta yang berlangsung dari 21-23 Juli.