Rekaman video yang beredar di media sosial menunjukkan, para pekerja dan pengunjung mal panik saat mendengar rentetan tembakan. Mereka berusaha mencari tempat berlindung.
Saksi mata Jill Wooley mengatakan, dia bersama ibunya berusia 79 tahun saat penembakan terjadi.
"Saya langsung sadar itu penembakan. Kami baru saja terjatuh ke lantai," kata Wooley, kepada stasiun televisi lokal WDJT.
Sementara itu pengelola mal menyesalkan penembakan tersebut.
"Kami kecewa dan marah karena pengunjung dan penyewa menjadi korban insiden kekerasan hari ini," bunyi pernyataan oeprator mal, seraya menambahkan siap bekerja sama dengan petugas untuk menyelidiki kasus ini.