Makin Panas, 24 Staf Kedubes Rusia Diusir dari Kroasia

Antara
Ilustrasi pengusiran diplomat oleh negara tuan rumah. (Foto: Pixabay)

Rusia memulai operasi militer khusus di Ukraina pada 24 Februari. Operasi itu sebagai tanggapan atas permintaan Republik Rakyat Donetsk (DPR) dan Republik Rakyat Luhansk (LPR) kepada Moskow, agar memberikan mereka perlindungan terhadap serangan intensif oleh pasukan Kiev. DPR dan LPR adalah dua wilayah di Donbas, yang memisahkan diri dari Ukraina.

Para pejabat Rusia mengatakan, tujuan operasi khusus itu adalah untuk demiliterisasi dan denazifikasi Ukraina. Mereka mengklaim warga sipil tidak dalam bahaya akibat operasi itu.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
48 menit lalu

Presiden Zelensky Ungkap 55.000 Tentara Ukraina Tewas dalam Perang Melawan Rusia

Internasional
3 jam lalu

Tegas, Rusia Tak Akan Biarkan Iran Sendirian Hadapi Konflik dengan AS

Internasional
7 jam lalu

Rusia Khawatir Konflik AS-Iran Meledak: Tinggal Siapa yang Injak Ranjau!

Internasional
2 hari lalu

Rusia Peringatkan AS Tak Serang Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal