Mahathir Tegaskan Tak Akan Mundur dari Politik: Masyarakat Masih Butuh Saya

Anton Suhartono
Mahathir Mohamad menegaskan tak akan mundur dari politik (Foto: Reuters)

Dalam kesempatan yang sama, Mahathir mengatakan telah mengirim surat kepada Anwar Ibrahim berdisi desakan agar seteru politiknya itu menarik pernyataan sekaligus meminta maaf.

Mahathir tak terima dengan pidato Anwar di Kongres Nasional Partai keadilan Rakyat (PKR) pada 18 Maret. 

“Meskipun Perdana Menteri tidak menyebut nama saya dalam pidatonya, jelas dia merujuk kepada saya. Siapa lagi yang memimpin negara ini selama 22 tahun ditambah 22 bulan sebagai perdana menteri," ujarnya.

Mahathir bahkan mempertimbangkan akan mengambil tindakan hukum jika Anwar tak merespons permintaan tersebut.

Dia memberi waktu kepada Anwar 7 hari, terhitung sejak Selasa(28/3/2023), untuk merespons permintaan tersebut.

Tuduhan Mahathir merujuk pada pidato Anwar, yakni "Seseorang setelah 22 tahun 22 bulan berkuasa, meratapi bahwa orang Melayu telah kehilangan segalanya. (Merebut) Semuanya untuk keluarga dan anak-anak Anda. Sekarang ketika Anda kehilangan kekuasaan, Anda ingin bicara tentang banyak orang."

Menurut Mahathir, jelas bahwa sosok yang disebut Anwar dalam pidato adalah dirinya. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
4 hari lalu

Tegas! PM Anwar Ibrahim Akan Usir Semua Warga Israel yang Masuk Malaysia

7 hari lalu

Prabowo Tegaskan Perbedaan Politik Hal Biasa, Singgung Cak Imin Sempat Jadi Lawan

8 hari lalu

Pecah! Momen PM Malaysia Anwar Ibrahim Nyanyi, PM Thailand Charnvirakul Main Saksofon

9 hari lalu

Usia Tembus Seabad, Mantan PM Malaysia Mahathir Mohamad Ulang Tahun Ke-101

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal