Mahathir Kritik PM Malaysia Muhyiddin karena Terapkan Keadaan Darurat Covid-19

Anton Suhartono
Mahathir Mohamad (Foto: AFP)

KUALA LUMPUR, iNews.id - Langkah Perdana Menteri MalaysiaMuhyiddin Yassin menerapkan keadaan darurat untuk mencegah penyebaran Covid-19 medapat kritikan tajam. Raja Malaysia Sultan Abdullah mengumumkan keadaan darurat nasional pada Selasa (12/1/2021) sebagaimana diajukan Muhyiddin beberapa waktu lalu.

Kritikan salah satunya datang dari mantan Perdana Menteri Mahathir Mohamad. Dia menilai keadaan darurat tidak perlu diterapkan di Malaysia karena semua warga tunduk dengan kebijakan pemerintah.

"Bahkan tanpa keadaan darurat, pemerintah punya kekuatan yang cukup untuk mengendalikan Covid-19. Ketika Anda memberi tahu warga Malaysia untuk isolasi, mereka akan isolasi. Minta mereka agar tidak bepergian, mereka tidak bepergian. Minta mereka untuk tinggal di rumah, mereka akan tinggal di rumah," kata Mahathir, seperti dikutip dari The Star, Rabu (13/1/2021).

Sultan Abdullah mengamini permintaan Muhyiddin untuk menerapkan keadaan darurat guna menangani situasi wabah virus corona yang memburuk.

Setelah pengumuman Raja, Muhyiddin menyampaikan pidato untuk menjelaskan rincian keadaan darurat, seperti menangguhkan parlemen dan majelis negara sampai status dicabut pada 1 Agustus atau lebih cepat.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Konsumsi Susu RI Masih 17,76 Liter per Kapita, Tertinggal dari Malaysia hingga Vietnam

57 tahun lalu

Jangan Panik! Ebola Tidak Gampang Menular seperti Covid-19

57 tahun lalu

RI Mau Ekspor Beras Premium ke Malaysia, Bidik Harga di Atas Rp16.000 per Kg

57 tahun lalu

Horor! Kerbau Kurban Ngamuk, Seruduk Warga hingga Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal