Mahasiswi Jurusan Sejarah Ninja Dapat Nilai A karena Bikin Esai 'Tak Kasatmata'

Nathania Riris Michico
Eimi Haga tertarik pada ninja setelah menonton acara televisi "Nintama Rantaro", yang pernah ditayangkan di televisi Indonesia dengan judul "Ninja Boy". (FOTO: BBC)

TOKYO, iNews.id - Seorang mahasiswa kuliah sejarah ninja yang menyerahkan kertas kosong untuk tugas esainya diberi nilai tertinggi —setelah dosennya menyadari esai tersebut ditulis dengan tinta tak kasatmata.

Eimi Haga meniru teknik ninja aburidashi dengan menghabiskan berjam-jam merendam dan menghancurkan kacang kedelai untuk membuat tinta.

Tulisan esainya muncul ketika sang dosen memanaskan kertas yang dia serahkan di atas api kompor gas.

"Ini sesuatu yang saya pelajari dari buku ketika saya masih kecil," kata Haga, kepada BBC.

"Saya hanya berharap tidak ada yang akan terpikir ide yang sama."

Haga tertarik pada ninja –agen rahasia dan pembunuh terlatih di Jepang pada abad pertengahan– sejak menonton acara kartun di televisi saat masih kecil.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Nasional
14 jam lalu

IJKS 2026 Digelar di Bogor, Angkat Industri Koi Lokal hingga Pererat Persahabatan RI-Jepang

Nasional
3 hari lalu

Pabrik Patungan Krakatau Steel dan Osaka Steel Jepang Tutup Operasi di RI, Ini Penyebabnya

Internasional
5 hari lalu

Badai Salju Dahsyat Terjang Jepang Tewaskan 30 Orang, Wanita Lansia Tertimbun 3 Meter

Internasional
7 hari lalu

PM Jepang Takaichi Luka akibat Ulah Pendukung, Batal Ikut Debat di Televisi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal