Mahasiswa Harvard Demonstran Pro-Palestina Berhasil Paksa Kampus Penuhi Tuntutan soal Israel

Anton Suhartono
Mahasiswa Harvard demonstran pro-Palestina mencapai kesepakatan dengan kampus terkait tuntutan penghentian kerja sama dengan perusahaan terkait dengan Israel (Foto: Reuters)

WASHINGTON, iNews.id - Mahasiswa Universitas Harvard demonstran pro-Palestina mencapai kesepakatan dengan kampus, Selasa (14/5/2024). Manajemen kampus kenamaan itu dilaporkan bersedia memenuhi permintaan demonstran soal kerja sama dengan perusahaan-perusahaan Israel.

Mahasiswa yang tergabung dalam Harvard Out of Occupied Palestine mengumumkan telah mencapai kesepakatan dengan manajemen kampus. Mereka akan menghentikan aksi berkemah di kampus Massachusetts sebagai bentuk solidaritas terhadap warga Gaza. 

“Perkemahan Harvard telah berakhir. Sebagai imbalan karena mengakhiri perkemahan, ​​manajemen kampus akan mencabut pemberhentian sementara tersebut,” bunyi pernyataan Harvard Out of Occupied Palestine, dikutip dari Anadolu. 

Pemberhentian sementara itu merujuk pada 20 mahasiswa Harvard pro-Palestina yang menjalani hukuman karena melakukan aksi perkemahan yang sudah berlangsung 3 pekan.

“Manajemen juga menawarkan kepada kita untuk bertemu membahas pengungkapan serta divestasi (penghentian kerja sama dengan perusahaan terkait Israel) dengan anggota Perusahaan Manajemen Harvard serta soal pendirian Pusat Studi Palestina di Harvard,” demikian isi pernyataan.

Mahasiswa Harvard menggelar demonstrasi menuntut kampus untuk menghentikan kerja sama dengan perusahaan-perusahaan yang terkait dengan Israel. Setidaknya 20 mahasiswa yang terlibat dalam unjuk rasa diberhentikan sementara berdasarkan keputusan manajemen. Selain itu lebih dari 60 mahasiswa mendapat hukuman indisipliner.

Kesepakatan yang diambil kedua pihak ini berlangsung menjelang upacara wisuda di Harvard.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
8 jam lalu

42 Warga dan Tentara Israel Tewas selama Perang Melawan Iran

Internasional
9 jam lalu

Korban Tewas Serangan Brutal Israel ke Jadi 250 Orang, Hizbullah Janjikan Pembalasan

Internasional
12 jam lalu

Australia Sambut Gencatan Senjata tapi Kecam Ancaman Trump soal Hancurkan Peradaban Iran

Internasional
13 jam lalu

Israel Buka Masjid Al Aqsa Hari Ini, Umat Islam Bisa Salat Subuh Berjamaah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal