Macron Tuduh Pemimpin Negara dan Media Giring Opini Soal Kartun Nabi, Sebut Nama Erdogan

Arif Budiwinarto
Emmanuel Macron menuduh pemimpin negara dan media menggiring opini bahwa penerbitan kartun Nabi Muhammad sebagai agenda setting Prancis. (foto: AFP)

"Saya mengecam kebingungan yang telah disulut oleh banyak media dan terkadang oleh pemimpin politik dan agama dengan mengatakan bahwa karikatur ini merupakan proyek atau ciptaan pemerintah atau presiden Prancis," ujarnya dikutip dari AFP, Minggu (1/11/2020).

Macron sebut aksi boikot produk Prancis dipicu kebohongan pemimpin negara

Dalam kesempatan itu, Macron juga menyinggung aksi boikot produk Prancis di negara-negara Islam, yang secara khusus didukung oleh Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

Macron menyebut tindakan Erdogan mempengaruhi negara-negara Muslim sebagai tindakan tidak pantas dan tidak dapat diterima.

"Kampanye itu (boikot produk Prancis) dibuat oleh beberapa kelompok tertentu yang mengandalkan kebohongan, terkadang dari pemimpin lain mengenai kartun Nabi," tambahnya.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
12 hari lalu

Bersejarah! Prancis dan Suriah Sepakat Buka Kedutaan Lagi setelah 14 Tahun

14 hari lalu

Hinaan Rasis terhadap Mbappe Berbuntut Panjang, Prancis Gugat Anggota Parlemen Paraguay

14 hari lalu

Mencekam! Ledakan Guncang Kawasan Dekat Hotel Tempat Menginap Macron di Damaskus

15 hari lalu

Kylian Mbappe Dihina Rasis Anggota Parlemen Paraguay, Presiden Macron Turun Tangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal