Lula Resmi Jabat Presiden Brasil, Bolsonaro Terancam Diseret ke Meja Hijau?

Ahmad Islamy Jamil
Presiden Brasil, Luiz Inacio Lula da Silva, menyapa pendukungnya selepas pelantikannya sebagai kepala negara Amerika Latin itu di Ibu Kota Brasilia, Brasil, Minggu (1/1/2023). (Foto: Reuters)

Kini, ketika Lula dilantik, dia menyampaikan ancaman terselubung kepada pendahulunya. Bolsonaro bakal menghadapi risiko untuk diseret ke meja hijau atas berbagai retorika antidemokrasinya dan penanganannya terhadap pandemi Covid-19. Perjalanan mantan presiden itu ke Florida, sepertinya bakal melindunginya dari bahaya hukum langsung di Brasil.

“Kami tidak membawa semangat balas dendam terhadap mereka yang mencoba menaklukkan bangsa dengan desain pribadi dan ideologis mereka, tetapi kami akan menjamin supremasi hukum. Mereka yang berbuat salah akan menjawab kesalahan mereka,” kata Lula, tanpa menyebut nama Bolsonaro.

Lula juga menuduh pemerintahan Bolsonaro telah melakukan “genosida” lantaran gagal merespons dengan baik wabah virus Covid-19 yang menewaskan lebih dari 680.000 warga Brasil. “Tanggung jawab atas genosida ini harus diselidiki dan tidak boleh dibiarkan begitu saja,” katanya.

Selama Bolsonaro menjabat, perlindungan lingkungan di Brasil mengalami kemunduran. Hutan hujan Amazon yang digunduli. Sementara UU Senjata dibuat lebih longgar dan perlindungan untuk masyarakat adat dan kelompok minoritas begitu lemah. 

Lula pun berjanji untuk meluncurkan berbagai kebijakan yang kontras untuk memulihkan kerusakan yang dibuat pendahulunya itu. Lula mengatakan, dia ingin mengubah Brasil menjadi negara “adidaya hijau”. Dia memperkuat komitmennya untuk mengakhiri penggundulan hutan Amazon, yang selama pemerintahan Bolsonaro telah melonjak ke level tertinggi dalam 15 tahun terakhir. 

Dia juga bakal mencabut pelonggaran UU Senjata di era Bolsonaro, yang telah mendorong peningkatan tajam dalam kepemilikan senjata di kalangan warga sipil.

"Brasil tidak menginginkan lebih banyak senjata, ia menginginkan perdamaian dan keamanan bagi rakyatnya," katanya.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sindikat Judol Hayam Wuruk Kelola 145 Situs, Server di Brasil hingga Vietnam

57 tahun lalu

Detik-Detik 2 Helikopter Tabrakan dan Tewaskan Penyanyi Oliver Tree, Menegangkan!

57 tahun lalu

2 Helikopter Tabrakan di Langit Brasil, Penyanyi AS dan YouTuber Tewas

57 tahun lalu

Momen Horor Mahasiswi Tewas Main Rope Jump, Tali Belum Terpasang Terjun 40 Meter

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal