Logam Tanah Jarang Ukraina Dikuasai AS? Fakta di Balik Kesepakatan Strategis

Zulhilmi Yahya
Isu seputar logam tanah jarang Ukraina dikuasai AS mencuat setelah ditandatanganinya kesepakatan strategis antara kedua negara (Foto: AP)

Amerika Butuh Ukraina, Ukraina Butuh Dana

Kerja sama ini bukan hanya tentang mineral. Amerika Serikat membutuhkan sumber logam tanah jarang yang aman dari pengaruh China, sementara Ukraina memerlukan investasi besar untuk membangun kembali ekonominya. 

Lembaga dana investasi dengan skema 50:50 yang disepakati mencerminkan kemitraan strategis dan simbiosis politik-ekonomi antara kedua negara.

Dominasi atau Kemitraan?

Meski belum ada bukti nyata bahwa logam tanah jarang Ukraina sepenuhnya dikuasai oleh Amerika Serikat, kesepakatan ini jelas memberi keuntungan besar bagi AS. Dalam jangka panjang, jika pasokan logam tanah jarang dari Ukraina terus mengalir ke AS, maka dominasi pengaruh Amerika atas sumber daya Ukraina bisa meningkat, terutama jika tidak ada transparansi dalam pelaksanaan proyek-proyek ekstraksi.

Namun, selama pemerintah Ukraina mempertahankan kendali dan keterbukaan, kemitraan ini bisa menjadi win-win solution di tengah ketegangan geopolitik global.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
3 jam lalu

Trump Ingin Pastikan Iran Tak Punya Senjata Nuklir

Nasional
12 jam lalu

Prabowo bakal Hadiri Rapat Perdana Dewan Perdamaian Bentukan Trump di AS 

Internasional
16 jam lalu

Trump Bakal Kirim Kapal Induk Lagi ke Timur Tengah: 1 Lagi Mungkin Menyusul!

Internasional
20 jam lalu

Iran Mulai Operasikan Rudal Balistik Khorramshahr-4, Peringatan untuk AS dan Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal