Wakil kepala dinas kesehatan Khost, Gul Mohammad Mangal, mengatakan, jumlah korban tewas bisa saja bertambah, mengingat ada beberapa korban luka dalam kondisi kritis
"Beberapa korban luka dalam kondisi kritis dan ambulans masih terus membawa para korban," ujarnya.
Belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab terkait serangan terbaru ini.
Serangan kali ini merupakan yang kesekian kali di Khost dan hanya berselang sepekan setelah ledakan di Kabul yang menewaskan 25 orang. Sembilan di antaranya merupakan jurnalis, termasuk fotografer AFP. Serangan terpisah di Khost sebelumnya juga menewaskan jurnalis BBC.