Ledakan dan Pertempuran Warnai Dimulainya Gencatan Senjata Tentara dan Paramiliter Sudan

umaya
Gencatan senjata di Sudan diwarnai dengan pertempuran dan yang terjadi di sejumlah daerah dan jet tempur yang terus beterbangan di langit kota. (Foto: Reuters)

Sesaat sebelum gencatan senjata mulai berlaku, RSF merilis pesan audio dari komandannya Mohamed Hamdan Dagalo, yang dikenal sebagai Hemedti. Dia berterima kasih kepada Arab Saudi dan AS tetapi mendesak anak buahnya untuk meraih kemenangan.

"Kami tidak akan mundur sampai kami mengakhiri kudeta ini," katanya.

Kedua belah pihak saling menuduh upaya perebutan kekuasaan pada awal konflik pada 15 April.

"Kesepakatan gencatan senjata harus memungkinkan warga sipil untuk bergerak dan memberikan akses untuk bantuan kemanusiaan," kata perwakilan khusus PBB untuk Sudan, Volker Perthes.

Dia menyebut, kesepakatan gencaran senjata ini merupakan perkembangan yang disambut baik.

"Meskipun pertempuran dan pergerakan pasukan terus berlanjut hingga hari ini, meskipun ada komitmen dari kedua belah pihak untuk tidak mengejar keuntungan militer sebelum gencatan senjata berlaku,” katanya kepada Dewan Keamanan PBB di New York. 

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
Internasional
17 jam lalu

Dubes Sudan Ungkap Negaranya Diacak-acak Asing karena Kaya Sumber Daya Alam

Nasional
9 hari lalu

3 Jet Tempur Canggih Rafale Prancis Tiba di Indonesia, Perkuat TNI AU

Nasional
22 hari lalu

Antam Buka Suara soal Tambang Emas di Bogor Meledak

Nasional
29 hari lalu

Densus 88 Sebut Ledakan SMAN 72 Jakarta Menginspirasi Penikaman Bocah di Rusia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal