Lari dari Konflik Bersenjata, Ribuan Pengungsi Kongo Banjiri Uganda

Nathania Riris Michico
Warga Kongo yang mengungsi untuk menghindari kekerasan bersenjata (foto: REUTERS).

Deputi perwakilan UNCHR untuk Uganda, Kemlin Furley, mengatakan gelombang masuknya pengungsi itu mengikis pendanaan lembaga tersebut.

"Sekitar 17 persen dari semua kebutuhan, perlu dipenuhi. Jadi, gelombang kedatangan baru ini benar-benar menantang. Kita kekurangan dana untuk memberi bantuan yang sangat mereka butuhkan. Bantuan yang menyelamatkan jiwa ketika tiba," kata dia, seperti dilaporkan Associated Press, Selasa (16/7/2019).

Program Pangan Dunia (WFP) menyatakan sedang berupaya menyediakan bantuan bagi para pengungsi baru. Tetapi WFP memperingatkan anggarannya tidak akan bertahan lama.

"Saat ini, kami akan kehabisan makanan dan uang tunai pada September. Jadi, kami sangat membutuhkan sumbangan baru untuk memastikan kita terus bisa memberi makan para pengungsi," kata Julie McDonald, wakil direktur untuk WFP-Uganda.

Dia meyakini aliran pengungsi Kongo yang melarikan diri mencari selamat ke Uganda belum akan berakhir.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

WHO Peringatkan Outbreak Ebola Menyebar Lebih Cepat dari Perkiraan, 1.000 Kasus Terdeteksi!

57 tahun lalu

Korban Tewas Ebola Jadi 100 Orang di Kongo, WHO Peringatkan Potensi Wabah Lebih Besar

57 tahun lalu

Apa Itu Virus Ebola Bundibugyo yang Ditetapkan WHO sebagai Darurat Global?

57 tahun lalu

Mengerikan! Wabah Ebola di Kongo Ternyata Belum Ada Obat maupun Vaksin

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal