Larang Penggunaan Vape di Filipina, Duterte: Itu Beracun

Nathania Riris Michico
Presiden Rodrigo Duterte melarang penggunaan vape di Filipina. (FOTO: AFP)

"Sekarang vaping ini, mereka mengatakan itu elektronik. Jangan beri saya itu. Lebih baik hentikan karena -saya akan memerintahkan penangkapan Anda jika Anda melakukannya (mengisap vape) di sebuah ruangan," kata dia.

Komentarnya itu muncul beberapa hari setelah otoritas kesehatan Filipina melaporkan sakit pari-paru terkait vaping pertama di negara itu, yang mengakibatkan seorang gadis berusia 16 tahun dirawat di rumah sakit.

Vape menjadi sangat populer dalam beberapa tahun terakhir ini. Namun, kematian yang terus meningkat Amerika Serikat menyebabkan rokok iu sudah dilarang di beberapa tempat.

Pada September 2019, India menjadi negara terbaru yang melarang impor, penjualan, produksi, dan iklan rokok elektronik, demi menjaga masa depan generasi muda.

Vape juga sudah dilarang di beberapa tempat seperti Brasil, Singapura, Thailand, dan negara bagian Massachusetts AS.

Sebelum Duterte menjabat, Filipina sudah memiliki larangan iklan tembakau, serta undang-undang yang mengharuskan gambar grafis bahaya kesehatan merokok dicetak pada kemasan produk rokok.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pengadilan Kriminal Internasional Bekukan Uang Eks Presiden Filipina Duterte

57 tahun lalu

Riset Johns Hopkins Ungkap Rokok Elektrik di Indonesia Masih Ramah Remaja

57 tahun lalu

Brutal! Siswa Ngamuk Tembaki SMA di Filipina, 3 Orang Tewas 5 Luka

57 tahun lalu

Gempa Dahsyat M7,8 Filipina, Warga Syok Dasar Laut kini Jadi Daratan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal