BBC menegaskan pelaporannya adil dan tidak memihak. Hal itu sempat menjadi trending topic di platform media sosial Weibo.
“Saya sangat curiga BBC telah dihasut oleh badan intelijen AS dan Inggris untuk menjadi benteng perang opini publik Barat melawan China,” ujar Hu Xijin, pemimpin redaksi Global Times, seperti dikutip dari Reuters, Jumat (5/2/2021).
Sementara itu pengguna Weibo menuduh BBC menyimpan prasangka buruk terhadap China.
“BBC sudah lama bermarkas di Beijing, namun selalu menyimpan prasangka ideologis dan menyiarkan berita palsu, sengaja mencemarkan nama baik China. Setelah bertahun-tahun, sudah waktunya kami mengambil tindakan,” kata salah satu pengguna Weibo.
Selain soal pemerkosaan muslimah Uighur, Kemlu China juga menuding BBC membuat berita palsu soal Covid-19. Kemlu mendesak BBC meminta maaf karena memolitisasi pandemi dengan menyebut China menutup-nutupi Covid-19 sejak awal.