Langka, Pangeran William dan Harry serta Istri Akrab Jalan Bersama Sapa Masyarakat Inggris

Anton Suhartono
Pangeran William (kiri) bersama Kate serta Pangeran Harry dan Meghan berjalan bersama menyapa masyarakat di dekat Kastil Windsor (Foto: Reuters)

Meski demikian kedua pasangan itu tidak terlihat sering berinteraksi selama 40 menit berjalan-jalan di Windsor. Mereka tampak berhenti sesaat untuk membaca pesan di antara karangan bunga serta berjabat tangan dan mengobrol dengan ribuan orang yang berbaris di Long Walk.

"Menurut saya ini adalah rasa persatuan yang sangat kuat di keluarga kerajaan. Sangat menyenangkan dilihatnya," kata Raj Kaur (41), seorang warga yang hadir di lokasi, dikutip dari Reuters.

Bukan hanya menunjukkan kedekatan sesama pasangan, mereka juga berbaur dengan masyarakat. Meghan, yang selama ini terkenal menjauhi statusnya sebagai istri dari seorang keluarga darah biru, bahkan ikut menyapa masyarakat. Dia menerima pelukan seorang perempuan di kerumunan, sementara yang lain mengulurkan tangan untuk berjabat tangan dan berbicara dengan masyarakat. 

William juga terlihat membungkuk untuk berbicara dengan anak-anak, sementara Kate dan Harry menerima karangan bunga dan pesan penyemangat dari kerumunan. Dia sempat berkata kepada kerumunan, hari-hari setelah kematian Ratu Elizabeth II seperti tidak nyata.

"Kami semua mengira dia tak terkalahkan," katanya.

Dalam pidato pertamanya setelah menggantikan sang ibu pada Jumat lalu, Charles menyebut nama William dan Harry. Dia mengangkat William sebagai putra mahkota, sang pewaris takhta kerajaan dengan menyematkan gelar Prince of Wales. Raja juga menegaskan rasa sayangnya terhadap si bungsu, Harry, serta menantu, Meghan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

8 Fakta Eton College, Sekolah Elite Pilihan Pangeran George yang Biayanya Rp1,4 Miliar!

57 tahun lalu

Pangeran George Resmi Masuk Eton College, Biayanya Rp1,4 Miliar per Tahun!

57 tahun lalu

Wali Kota New York Mamdani Minta Raja Charles Kembalikan Berlian Hiasi Mahkota Ratu Inggris 

57 tahun lalu

Ketika Raja Charles Sindir Trump: Tanpa Inggris, Orang Amerika akan Berbahasa Prancis

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal