Lahir Seberat 245 Gram, Bayi Prematur Termungil di Dunia Berhasil Bertahan Hidup

Nathania Riris Michico
Saybie dibolehkan pulang setelah lima bulan dalam perawatan intensif. (FOTO: AFP)

"Saya terus berkata kepada mereka: 'Dia tidak akan bertahan hidup. Dia—saya baru 23 minggu (hamil)'," kata sang ibu, yang meminta namanya tidak disebut, seperti dilaporkan BBC, Jumat (31/5/2019).

Kelahiran Saybie begitu prematur sehingga dokter menganggapnya sebagai "micro preemie"—bayi yang lahir sebelum usia kehamilan 28 minggu. Bayi biasanya lahir antara 37 hingga 42 minggu setelah kehamilan.

"Dia sangat kecil sehingga bisa pas di telapak tangan tim asuhannya," kata sang ibu.

Kelangsungan hidupnya, para dokter percaya, dapat dikaitkan dengan fakta bahwa dia tidak mengalami komplikasi serius setelah lahir.

"Saybie hampir tidak mengalami tantangan medis yang biasanya dikaitkan dengan bayi prematur, yang dapat mencakup pendarahan otak, dan masalah paru-paru dan jantung," kata pihak rumah sakit.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
2 tahun lalu

Tujuh Bayi Prematur Meninggal akibat Infeksi Bakteri di Rumah Sakit Trinidad

Health
3 tahun lalu

7 Kasus Kehamilan Terunik di Dunia, Nomor 2 Bayi Tabung Pertama

Health
3 tahun lalu

Bayi Prematur Butuh Intervensi Nutrisi dan Stimulasi Tepat, Ini Penjelasan Dokter!

Health
3 tahun lalu

Peneliti UI Ciptakan Inkubator Aman, Dapat Digunakan di Rumah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal