Trump awalnya mengumumkan penundaan tarif masuk untuk barang dari Meksiko beberapa jam setelah melakukan percakapan telepon dengan Presiden Claudia Sheinbaum, disusul kemudian dengan Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau.
Keputusan Trump untuk memberlakukan sanksi ini memicu perang dagang di Amerika Utara yang dampaknya mengguncang pasar global di tengah aksi jual massal yang telah berlangsung selama empat hari. Index Dow turun sekitar 1.400 poin sejak Senin, sementara Nasdaq telah kehilangan lebih dari 2 persen.
Sementara itu Trudeau pada Kamis mengatakan, perang dagang dengan AS kemungkinan akan terus berlanjut di masa mendatang. Dia menegaskan fokusnya sekarang adalah mengurangi dampak tarif yang secara tidak adil diterapkan oleh AS.
Namun dia menolak untuk menjelaskan hasil percakapannya dengan Trump yang berlangsung beberapa jam sebelum penundaan tarif diumumkan. Para jurnalis yakin percakapan itu berlangsung panas.
"Saya tidak ingin membahasnya secara rinci," kata Trudeau, seraya menjelaskan dia sudah terbiasa menghadapi Trump dalam kasus ini, termasuk saat masa jabatan pertamanya sebagai presiden AS.
Saat itu mereka menyepakati beberapa perjanjian, salah satunya renegosiasi perjanjian perdagangan dengan AS dan Meksiko yang menguntungkan ketiga negara, meskipun saat itu ada ketidakpastian dari pihak AS.