Lagi Tren, Pasutri di China Incar Sel Telur Mahasiswi Kampus Ternama

Anton Suhartono
Sel telur mahasiswi dari kampus ternama di China dibayar dengan harga mahal (Ilustrasi, Foto: AP)

Salah satu agen yang melayani penjualan sel telur mengungkap, ketidaksuburan disebabkan masalah fisik merupakan alasan utama pasutri mau membayar mahal serta rela melanggar hukum demi memiliki anak. Bahkan ada dugaan keterlibatan rumah sakit swasta untuk memfasilitasi penjualan sel telur.

Laporan mengungkap beberapa rumah sakit swasta membuat kesepakatan rahasia dengan agen untuk mendapatkan sel telur.

Pencari sel telur lainnya adalah pasangan ingin memiliki anak kedua setelah aturan hanya boleh memiliki satu anak di China dicabut.

Lantas bagaimana proses pembuahan terjadi? Rumah sakit ditunjuk akan menyuntikkan hormon dalam dosis tinggi ke donor selama periode 10 hari untuk memproduksi sel telur pada tingkat jauh lebih cepat dari biasanya. Setelah itu rumah sakit melakukan ultrasound scan dan tes darah guna menentukan kapan operasi untuk mengeluarkan sel telur dapat dilakukan.

Namun ada risiko yang harus ditanggung donor, yakni efek samping ke pernapasan, kembung, dan pembekuan pembuluh darah.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
6 jam lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, China Ogah Diseret-seret

Nasional
21 jam lalu

Purbaya Sidak Perusahaan Baja China: Saya Buktikan Kita Tidak Bisa Disogok!

Internasional
3 hari lalu

Perusahaan China Tawarkan Wisata Luar Angkasa, Tiket Rp7,2 Miliar per Orang

Internasional
5 hari lalu

Latihan Perang Gabungan dengan Rusia-China, Iran Tunjukkan Otot kepada AS dan Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal