TEL AVIV, iNews.id - Semakin banyak tentara Israel yang menyerukan pembebasan sandera dan penghentian perang di Jalur Gaza. Lebih dari 800 tentara Israel, Jumat (11/4/2025), menandatangani petisi baru mendesak pemerintah untuk mencapai kesepakatan pertukaran tahanan serta mengakhiri perang yang sudah berlangsung sejak 7 Oktober 2023.
Mereka merupakan tentara berbeda dengan 1.000 personel lebih sebelumnya yang meneken surat berisi seruan serupa. Para penandatangan surat itu adalah pilot Angkatan Udara Israel (IAF) cadangan maupun pensiun.
Stasiun televisi Israel KAN melaporkan, para tentara yang meneken petisi terbaru ini berasal dari berbagai divisi dan spesialisasi di angkatan darat, termasuk unit intelijen 8200, pasukan khusus, serta unit elite seperti Sayeret Matkal, Shayetet, dan Shaldag.
Sekitar 20 hingga 30 persen dari tentara yang meneken petisi itu adalah personel cadangan aktif.
Anadolu melaporkan, total enam petisi telah ditandatangani oleh komponen masyarakat Israel sejak Kamis lalu. Pertama merupakan surat yang ditandatangani lebih 1.000 personel IAF, disusul kemudian 1.000 akademisi.