Lagi, Hamas Bantah Tuduhan Israel Gunakan Gedung AP dan Al Jazeera untuk Intelijen

Anton Suhartono
Gedung Al Jalaa tempat berkantornya AP dan Al Jazeera dihancurkan oleh Israel (Foto: Reuters)

GAZA, iNews.id - Hamas membantah pernyataan Duta Besar Israel untuk Amerika Serikat dan PBB Gilad Erdan soal aktivitas intelijen organisasi perlawanan di gedung yang juga menjadi kantor media internasional Associated Press (AP) dari AS dan Al Jazeera asal Qatar.

Gedung 12 lantai bernama Al Jalaa di Gaza City itu dihancurkan oleh militer Israel dalam serangan udara pada 15 Mei.

Selain aktivitas intelijen, Erdan menyebut gedung itu digunakan sebagai fasilitas R&D untuk membuat alat yang bisa mengganggu rudal sistem pertahanan Iron Dome sehingga roket-roket pejuang Gaza tak bisa dicegat.

Juru bicara Hamas Hazem Qasem mengatakan, Israel berusaha menutupi keburukan dan kejahatannya terhadap warga sipil di Jalur Gaza yang sudah lama diblokade.

Ini bukan bantahan pertama, beberapa hari lalu sebelum Erdan mengatakan klaimnya kepada pemimpin AP di New York, juru bicara Hamas lainnya, Fawzi Barhoum, juga menyangkal organiasinya berkantor di tempat itu.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kalahkan Australia di Piala Dunia, Pelatih Mesir: Ini untuk Rakyat Palestina!

57 tahun lalu

Iran Peringatkan AS-Israel Tak Menyerang Prosesi Pemakaman Khamenei: Akan Kami Balas!

57 tahun lalu

Terungkap, AS Sempat Desak Israel Tak Bunuh Menlu dan Ketua Parlemen Iran

57 tahun lalu

Momen Pelatih Mesir Bentangkan Bendera Palestina Setelah Menang atas Australia di Piala Dunia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal