Lagi, Gedung 5 Lantai di Amerika Runtuh dan Timbun Sejumlah Pekerja

Ahmad Islamy Jamil
Tim SAR dan petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Washington DC melakukan pencarian korban yang tertimbun puing-puing gedung yang ambruk, Kamis (1/7/2021). (Foto: Reuters)

WASHINGTON DC, iNews.id – Sebuah gedung lima lantai runtuh akibat hujan badai di Washington DC, Amerika Serikat. Reruntuhan gedung yang baru setengah jadi dibangun itu menimbun sejumlah pekerja.

Tim pencarian dan penyelamatan (SAR) pada Kamis (1/7/2021) membebaskan seorang pekerja konstruksi yang terperangkap selama lebih dari 90 menit di dalam puing bangunan. Korban yang tidak disebutkan namanya oleh pihak berwenang itu, dilarikan ke rumah sakit setempat dengan luka serius. 

“Namun (luka itu) tidak sampai mengancam jiwa,” kata Asisten Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Washington DC, John Donnelly, dikutip Reuters, Jumat (2/7/2021) WIB.

Dia menuturkan, empat pekerja konstruksi lainnya diselamatkan dari puing-puing tak lama setelah bangunan itu runtuh sekitar pukul 15.30 Kamis (02.30 WIB Jumat). Mereka juga dilarikan ke rumah sakit setempat. Luka-luka yang dialami para pekerja itu juga tidak mengancam jiwa.

Gambar-gambar menunjukkan puluhan petugas pemadam kebakaran berkerumun di atas tumpukan kayu dari bangunan yang ambruk. Mereka menggunakan gergaji dan alat berat untuk memindahkan potongan-potongan besar reruntuhan gedung itu.

Pekan lalu, sebuah menara kondominium runtuh di Surfside, Florida, saat sebagian besar penghuninya sedang tertidur. Tim pencari di sana sejauh ini telah menemukan 18 mayat. Sementara, 145 orang lainnya masih hilang dalam gedung runtuh.

Presiden Joe Biden melakukan perjalanan ke lokasi Champlain Towers South 12 lantai di Florida pada Kamis.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AS Mulai Tarik 5.000 Tentara dari Jerman, Imbas Ketegangan dengan NATO soal Iran

57 tahun lalu

Pakistan: Ada Pihak yang Ingin Gagalkan Perdamaian AS-Iran

57 tahun lalu

Iran Peringatkan Kapal-Kapal: Selat Hormuz Masih Berbahaya!

57 tahun lalu

Nah, Menteri Israel Ini Sebut Perdamaian AS-Iran Tak Tahan Lama

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal