Sobyanin saat itu mengatakan, pasukan Rusia menghancurkan drone Ukraina yang terbang menuju Moskow. Tidak ada kerusakan atau korban jiwa akibat serangan yang berlangsung pada Kamis (27/7/2023) itu.
Serangan drone itu merupakan yang kedua diarahkan ke Moskow selama sepekan. Serangan pertama pada Senin mengenai dua bangunan bukan hunian.
Pada awal bulan ini, beberapa drone Ukraina ditembak jatuh atau dinonaktifkan pada di pinggiran Moskow. Pada bulan-bulan sebelumnya Ukraina juga melancarkan serangan drone ke Moskow, termasuk salah satu yang terbesar pada Mei.
Presiden Rusia Vladimir Putin saat itu mengungkap alasan mengapa Ukraina semakin intensif menyerang Moskow. Menurut Putin, itu sebagai pembalasan atas serangan udara Rusia yang menghancurkan markas intelijen Ukraina di Kiev.
Serangan rudal itu ditujukan ke tempat pengambilan keputusan militer Ukraina, yakni Kantor Direktorat Intelijen, Kementerian Pertahanan Ukraina. Sejak operasi khusus militer Rusia ke Ukraina pada 24 Februari 2022, lanjut Putin, pasukannya selalu mengincar target militer, bukan fasilitas sipil.