Kurang Pasukan Keamanan untuk Gelar Pemilu, Kongo Minta Bantuan PBB

Muhammad Fida Ul Haq
Kongo meminta pasukan perdamaian PBB membantu pengamanan dan distribusi logistik pemilu. (Foto: Reuters)

KINSHASA, iNews.id - Pemerintah Republik Demokratik Kongo telah meminta Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) meminta pasukan perdamaian untuk mendistribusikan logistik pemilihan umum (pemilu). Kongo mengalami kekurangan pasukan keamanan hingga masalah finansial.

Negara tersbesar di Afrika ini kesulitan distribusi logistik karena kurangnya jalan beraspal dan konflik bersenjata di beberapa provinsi.

Melansir dari Reuters, Rabu (13/12/2023) Kongo meminta Dewan Keamanan PBB untuk memperbolehkan pasukan perdamaian memperluas dukungan logistiknya ke seluruh provinsi.

Juru bicara pasukan perdamaian PBB Ndeye Khady Lo, mengonfirmasi surat tersebut dan mengatakan misi tersebut menunggu balasan dari Dewan Keamanan.

Beberapa analis dan kelompok masyarakat sipil telah mengekspresikan kekhawatiran bahwa pemilihan pada tanggal 20 Desember bisa ditunda. 

Pada tahun 2018, Kongo menunda pemungutan suara selama satu minggu hanya tiga hari sebelumnya. Pemerintah Kongo juga telah meminta Angola untuk meminjamkan pesawat selama periode pemilihan. Namun, permintaannya ditolak karena terlambat.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pengakuan Pemain RD Kongo: Tak Ada Instruksi Jaga Ketat Ronaldo, Dia Sudah Tua

57 tahun lalu

Polda Metro Kerahkan 3.161 Personel untuk Kawal Eksekusi Hotel Sultan

57 tahun lalu

585 Personel Kepolisian Kawal Kunjungan Kenegaraan Presiden Jerman Frank-Walter di Jakarta

57 tahun lalu

Purbaya Sidak ke Tanjung Priok, Cek Biang Kerok 3.100 Kontainer Menumpuk

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal