Kudeta Militer Myanmar, PBB Khawatir Muslim Rohingya Makin Tertindas

Ahmad Islamy Jamil
Tentara Myanmar. (Foto: AFP)

“Jadi ketakutan kami adalah bahwa peristiwa tersebut dapat memperburuk situasi bagi mereka,” katanya.

DK PBB yang beranggotakan 15 negara, berencana membahas situasi Myanmar dalam pertemuan tertutup pada Selasa ini. “Kami ingin mengatasi ancaman jangka panjang terhadap perdamaian dan keamanan, tentu saja bekerja sama erat dengan tetangga Myanmar di Asia dan ASEAN,” ujar Duta Besar Inggris untuk PBB, Barbara Woodward.

China—yang didukung oleh Rusia—melindungi Myanmar dari sanksi DK PBB secara signifikan menyusul penumpasan etnik Rohingya oleh militer pada 2017. Beijing dan Moskow adalah pemilik hak veto di DK PBB seperti halnya Prancis, Inggris, dan Amerika Serikat.

Misi China di PBB mengatakan kepada Reuters, mereka berharap untuk mengetahui lebih banyak tentang perkembangan terbaru di Myanmar lewat rapat DK Selasa waktu AS. “Kami juga berharap bahwa setiap langkah DK akan kondusif bagi stabilitas Myanmar daripada membuat situasi menjadi lebih rumit,” kata juru bicara misi PBB di China.

Militer Myanmar menyatakan, penahanan Suu Kyi dan elite politik lainnya adalah respons atas “kecurangan pemilu”. Militer pun menyerahkan kekuasaan kepada Panglima Angkatan Bersenjata Myanmar,  Min Aung Hlaing, dan memberlakukan keadaan darurat selama satu tahun.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ngeri! Ledakan Dahsyat Tewaskan 55 Orang di Wilayah Kekuasaan Pemberontak Myanmar

57 tahun lalu

RI Serukan Kolaborasi Dunia Jaga Konservasi Mangrove di Forum PBB, Mitigasi Perubahan Iklim

57 tahun lalu

Indonesia Ajak Dunia Tetap Fokus Lindungi Hutan di Tengah Ketegangan Global

57 tahun lalu

Sakti! Badan Intelijen Israel Tahan Wakil Sekjen PBB di Bandara Ben Gurion

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal