Kuba Punya Presiden Baru, Miguel Diaz Canel Resmi Gantikan Raul Castro

Anton Suhartono
Miguel Diaz Canel (2 dari kiri) bersama Raul Castro (kiri) saat menghadiri sidang Majelis Nasional Rabu (18/4) (Foto: AFP)

Sementara itu Raul akan tetap memimpin Partai Komunis hingga digelarnya kongres mendatang yakni pada 2021. Saat itu usianya menginjak 90 tahun.

Pengamat ilmu politik Kuba, Esteban Morales, menilai, Raul dan Diaz Canel akan tetap bekerja sama meski peran masing-masing akan jauh berbeda. Raul akan menjadi penasihat ideologi, negara sedangkan Diaz Canel fokus menangani permasalahan negara yang sangat kompleks dan sulit.

Pekerjaan rumah yang harus diselesaikan Diaz Canel penuh tantangan. Dia menghadapi modernisasi ekonomi di saat di mana sekutu dekat Kuba, Venezuela, juga menghadapi krisis ekonomi yang akut. Keadaan diperparah lagi dengan embargo Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Donald Trump.

Sebagian masyarakat Kuba menilai, sulit melepaskan negara ini dari pengaruh Castro sekalipun presidennya bukan dari keluarga itu lagi.

"Mereka mengubah pemerintahan, tapi masih akan tetap sama. Pemerintahan ini masih tetap dipengaruhi oleh keluarga Castro. Bahkan, jika (presiden) orang lain, ini tetap akan menjadi pemerintahan Castro," kata seorang warga Havana, Ariel Ortiz.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kapal Induk AS USS Nimitz Siaga Dekat Kuba, Trump: Kita Ingin Bantu Mereka

57 tahun lalu

Gugus Tempur Kapal Induk AS USS Nimitz Tiba di Karibia, Siap Serang Kuba?

57 tahun lalu

AS Siap Gempur Kuba: Dari Serangan Udara hingga Operasi Darat

57 tahun lalu

AS Siapkan Operasi Militer ke Kuba

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal