KTV Singapura, Karaoke Plus-Plus yang Jadi Klaster Covid 

Umaya Khusniah
KTV menjadi salah satu klaster yang turut menyumbang kasus positif Covid di Singapura. (Foto: Mothership)

Seseorang yang enggan disebut namanya mengatakan, banyak pengunjung dan kupu-kupu tidak khawatir dengan adanya klaster Covid. 

"Mereka tidak peduli. Banyak yang masih beroperasi secara diam-diam, menawarkan layanan seksual kepada pelanggan," katanya.

Dia juga mengatakan, kebanyakan kupu-kupu juga tidak divaksin. Meski banyak lounge ditutup, para hostes tetap beroperasi sembunyi-sembunyi. 

"Mereka makin sulit ditangkap dan penyebaran virus akan jauh lebih buruk," katanya.

Kasus Covid klaster karaoke KTV telah membuat Singapura memperketat protokol kesehatan. Di antaranya beberapa pembatasan pertemuan sosial setelah sebelumnya sempat dilonggarkan. 

"Kita harus melakukan pengetatan sebagai pencegahan, sehingga dapat mengurangi tingkat aktivitas secara keseluruhan dan memperlambat penularan," kata ketua bersama gugus tugas virus corona, Lawrence Wong.

Pihak berwenang juga memerintahkan sekitar 400 tempat hiburan malam ditutup selama dua minggu untuk inspeksi.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gugatan Ditolak Pengadilan Singapura, Proses Ekstradisi Paulus Tannos Berlanjut

57 tahun lalu

Gugatan Paulus Tannos Ditolak Pengadilan Singapura, Bisa Diekstradisi ke Indonesia

57 tahun lalu

Jangan Panik! Ebola Tidak Gampang Menular seperti Covid-19

57 tahun lalu

KUR BRI Bantu Warung Asep Bangkit Lagi, Jadi Penyelamat saat Usaha Terpuruk

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal