KTT G20 di Afrika Selatan Tetap Akan Hasilkan Keputusan meski Diboikot Trump

Anton Suhartono
Ketegangan diplomatik antara AS dan Afrika Selatan memasuki babak baru setelah Presiden Donald Trump memboikot KTT G20 di Johannesburg (Foto: AP)

JOHANNESBURG, iNews.id - Ketegangan diplomatik antara Amerika Serikat (AS) dan Afrika Selatan memasuki babak baru setelah Presiden AS Donald Trump memboikot KTT G20 di Johannesburg. Namun Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa menegaskan, absennya Washington tidak akan menghambat jalannya forum internasional tersebut, bahkan G20 tetap dipastikan menghasilkan keputusan-keputusan penting tanpa keterlibatan AS.

Trump sebelumnya menyatakan tidak akan mengirim satu pejabat AS pun ke KTT G20 yang akan digelar pada 22–23 November. Dia menuduh Afrika Selatan melakukan “genosida terhadap petani kulit putih Afrikaner”.

Tuduhan Trump telah lama dibantah, namun tetap menjadi retorikanya sepanjang beberapa tahun terakhir.

Ramaphosa: G20 Berlanjut, AS Justru Merugi

Menanggapi boikot tersebut, Presiden Ramaphosa menyampaikan pernyataan tegas. Dia menilai keputusan Trump justru merugikan AS, bukan Afrika Selatan maupun G20.

“Amerika Serikat perlu mempertimbangkan kembali apakah politik boikot benar-benar efektif, karena menurut pengalaman saya, hal itu tidak berhasil,” ujarnya, dikutip Al Jazeera, Jumat (14/11/2025).

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 jam lalu

Israel Gerah AS dan Arab Saudi Teken Perjanjian Nuklir

4 jam lalu

Perang Semakin Sengit, Inggris Mulai Tarik Staf Kedubes dari Iran

4 jam lalu

Iran Ancam Serang Fasilitas Energi Negara-Negara Arab, jika..

5 jam lalu

AS Akui Rudal Iran Makin Canggih, Gagal Dicegat Sistem Pertahanan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal