Kronologi Kecelakaan Pesawat C-130 Hercules Turki Tewaskan 20 Tentara, Penyebab Masih Misterius

Anton Suhartono
Pesawat C-130 Hercules Angkatan Udara Turki jatuh di Georgia, dekat dengan perbatasan Azerbaijan, Selasa (11/11) (Foto: X)

Berdasarkan catatan, pesawat buatan pabrikan Amerika Serikat (AS) Lockheed Martin itu berusia 56 tahun. Awalnya pesawat ini digunakan Angkatan Udara Kerajaan Arab Saudi pada akhir 1960-an, kemudian diambil alih Turki pada 2010.

Kementerian Pertahanan Turki mengungkap pesawat membawa 20 personel militer, termasuk kru. Kementerian Dalam Negeri Georgia mengonfirmasi bahwa tidak ada korban selamat yang ditemukan. Namun belum semua jenazah korban ditemukan.

Puing-puing pesawat ditemukan di daerah pegunungan dekat Kota Sighnaghi, sekitar 64 km dari perbatasan Azerbaijan. Tim darurat dikirim dari Turki, Georgia, dan Azerbaijan, namun jarak pandang yang buruk pada awalnya menghambat upaya pencarian dan penyelamatan.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan sangat berduka atas kecelakaan itu seraya menyampaikan belasungkawa kepada keluarga para korban.

“Turki sangat menghargai koordinasi dan bantuan yang diberikan pemerintah Georgia dan tim tanggap darurat,” ujarnya.

Berdasarkan pemeiksaan awal, kecelakaan diduga kuat akibat kerusakan mekanik. Seperti halnya kecelakaan penerbangan lain, penyelidikan akan memakan waktu lama.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Prabowo Terima Kunjungan Menlu Turki di Hambalang, Ini yang Dibahas 

57 tahun lalu

Latihan Hadapi Mesin Rusak, Pesawat Militer Taiwan malah Jatuh Tewaskan 2 Pilot

57 tahun lalu

Pesan Idul Adha, Erdogan Sebut Netanyahu Tiran

57 tahun lalu

Bandara Kertajati bakal Disulap Jadi Pusat Bengkel Pesawat Hercules

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal