LONDON, iNews.id – Kota Oxford, Inggris, akhirnya menarik penghargaan 'Freedom of The City of Oxford' yang diberikan kepada tokoh demokrasi Mynamar Aung San Suu Kyi pada 1997.
Penarikan penghargaan itu sebagai respons atas krisis di Rakhine yang menyebabkan 620.000 lebih warga etnis Rohingya mengungsi ke Bangladesh.
Anggota Dewan Kota Oxford pada Oktober lalu sudah melakukan voting awal untuk menarik penghargaan. Dilanjutkan dengan voting pada Senin 27 November 2017 yang hasilnya menarik secara permanen penghargaan itu dari Suu Kyi.
Dijelaskan dewan Oxford dalam akun Twitter @OxfordCity, saat itu pihaknya memberikan penghargaan karena Suu Kyi mampu merefleksikan nilai-nilai toleransi sebagaimana diusung oleh Oxford.
"Hari ini kami kami mengambil langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk melepas kehormatan tertinggi kota ini karena kelambanannya dalam menghadapi penindasan terhadap kelompok minoritas Rohingya," kata penasehat Kota Oxford, Mary Clarkson, seperti dikutip dari BBC, Selasa (28/11/2017).