Krisis Libya: Pasukan Pemberontak Berniat Kuasai Tripoli, 21 Tewas

Nathania Riris Michico
Pasukan yang loyal kepada pemerintah Libya yang didukung PBB tiba di Kota Tajura di pinggiran Tripoli, 6 April 2019, setelah meninggalkan basis mereka di Misrata. (FOTO: MAHMUD TURKIA/AFP)

Pasukan internasional mulai mengevakuasi personelnya dari Libya di tengah situasi keamanan yang terus memburuk.

Libya porakoranda akibat kekerasan dan ketidakstabilan politik semenjak penguasanya, Muammar Gaddafi, digulingkan dan dibunuh pada 2011.

Pasukan Nasional Libya (LNA) pimpinan Jenderal Haftar melakukan serangan serentak dari wilayah selatan dan barat Tripoli sejak Kamis (4/4) lalu. PBB sudah menyerukan gencatan senjata demi alasan kemanusiaan, namun diabaikan oleh kedua pihak.

Juru bicara PBB mengatakan sejauh ini pihaknya masih mengharapkan tanggapan positif.

Pada Minggu (7/4), LNA mengklaim melakukan serangan udara pertama, sehari setelah Pemerintah Kesepakatan Nasional (GNA), yang didukung PBB, memukul mereka dengan serangan udara pada Sabtu (6/4).

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
6 jam lalu

Sosok Saif Al Islam, Putra Eks Pemimpin Libya Muammar Gaddafi yang Ditembak Secara Brutal

Internasional
24 jam lalu

Pembunuhan Brutal, Saif Al Islam Putra Muammar Gaddafi Ditembak 18 Kali

Internasional
3 hari lalu

Saif Al Islam, Putra Eks Pemimpin Libya Muammar Gaddafi Dibunuh di Rumahnya

Internasional
1 bulan lalu

Pesawat Jet Pribadi Bawa Kepala Staf Angkatan Bersenjata Libya Jatuh di Turki, Ini Dugaan Penyebabnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal