Krisis Kemanusiaan di Myanmar, Petugas Palang Merah Ditangkap, Diintimidasi, dan Dianiaya

Ahmad Islamy Jamil
Krisis kemanusiaan di Myanmar kian memprihatinkan sejak kudeta militer 1 Feburari lalu. (Foto: Reuters)

“Petugas kesehatan seharusnya tidak pernah menjadi sasaran (serangan). Mereka harus diberikan akses kemanusiaan yang tidak terbatas kepada orang-orang yang membutuhkan,” tuturnya.

Dia tidak menyampaikan lebih perinci kelompok mana yang bertanggung jawab atas berbagai serangan itu. Seorang juru bicara Palang Merah juga menolak berkomentar lebih lanjut terkait hal tersebut.

Sejumlah video yang beredar di media sosial menunjukkan para petugas keamanan menyerang dan menganiaya petugas medis. Aparat juga menembak ambulans setidaknya satu kali setidaknya satu kali. Akan tetapi, Reuters belum memverifikasi video tersebut secara independen.

Palang Merah memperingatkan bahwa krisis Myanmar menimbulkan ancaman kesehatan yang lebih luas dengan jatuhnya layanan dasar seperti transportasi dan perbankan yang dapat membuat organisasi itu kesulitan untuk mempertahankan program kemanusiaannya.

Kerusuhan juga mengancam upaya bersama untuk menahan epidemi Covid-19, seiring menurunnya pengujian, penelusuran, dan pengobatan kasus infeksi.

“Kita bisa menghadapi badai yang sempurna di Myanmar, ketika gelombang infeksi Covid-19 bertabrakan dengan krisis kemanusiaan yang semakin parah yang menyebar ke seluruh negeri,” kata Matheou.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ngeri! Ledakan Dahsyat Tewaskan 55 Orang di Wilayah Kekuasaan Pemberontak Myanmar

57 tahun lalu

Seminar Nasional di Unpam, Para Pemuka Agama Gaungkan Toleransi hingga Cinta Kemanusiaan

57 tahun lalu

Kapal Tenggelam di Laut Andaman, 250 Pengungsi Muslim Rohingya Hilang

57 tahun lalu

Pemimpin Kudeta Myanmar Jenderal Min Aung Hlaing Terpilih Jadi Presiden

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal