Korut Tembakkan 3 Rudal Sekaligus, Korsel dan AS Murka Langsung Gelar Latihan Gabungan

Anton Suhartono
Korsel dan AS menggelar latihan gabungan penembakan rudal sebagai respons atas uji coba rudal Korut (Foto: KCNA via Reuters)

SEOUL, iNews.id - Uji coba rudalKorea Utara (Korut) pada Rabu (25/5/2022) membuat murka Korea Selatan (Korsel) dan Amerika Serikat (AS). Korut menembakkan tiga rudal dalam uji coba ke-17 sepanjang tahun ini. Rudal yang ditembakkan ke Laut Jepang itu diketahui bejenis balistik.

Sebagai respons militer Korsel dan AS langsung menggelar latihan penembakkan dengan meluncurkan rudal masing-masing. Otoritas militer AS di Korsel USFK menyatakan pihaknya menembakkan sistem rudal taktis, sementara Korsel meluncurkan rudal Hyunmu-2. Penembakan dilakukan secara simultan dalam latihan tersebut.

Sebelumnya Kepala Staf Gabungan (JCS) Korsel menyatakan salah satu dari tiga proyektil yang ditembakkan Korut merupakan rudal balistik antarbenua (ICBM).

ICBM itu merupakan rudal pertama yang ditembakkan, terbang setinggi 540 kilometer kemudian menyasar target yang jauhnya 360 km dari lokasi peluncuran. Sementara itu rudal kedua yang ditembakkan meledak di udara.

Kemudian senjata ketiga yang diluncurkan merupakan rudal balistik jarak pendek (SRBM), terbang setinggi 760 km dan menyasar target sejauh 60 km.

Korsel menggelar pertemuan Dewan Keamanan Nasional (NSC) seraya mengecam keras uji senjata terbaru Korut tersebut yang disebutnya sebagai bentuk provokasi serius. Presiden Yoon Suk Yeol memimpin pertemuan itu dan memerintahkan para pejabatnya untuk mengambil tindakan untuk memperkuat pencegahan dan disepakati dengan AS.

Dalam pernyataan terpisah, Korsel menegaskan siap memberikan tanggapan yang keras dan efektif untuk menghadapi setiap provokasi Korut.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Daftar Poin Perjanjian yang Dituntut Iran ke AS, Penarikan Pasukan Israel hingga Selat Hormuz

57 tahun lalu

Israel Ungkap 2 Skenario Perang AS-Iran Pecah Lagi

57 tahun lalu

Nah, Israel Tangkap Pria AS karena Jadi Mata-Mata untuk Iran

57 tahun lalu

Iran Ingatkan Selat Hormuz hanya Dibuka Bebas 60 Hari, selanjutnya...

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal