Di Washington DC, Pentagon membenarkan bahwa satelit Korea Utara memang memasuki orbit. Namun, mereka tidak mengomentari klaim Pyongyang mengenai gambar-gambar yang diambil oleh satelit itu.
“Saya katakan ada banyak gambar Pentagon dan Gedung Putih di internet,” kata Juru Bicara Pentagon, Brigadir Jenderal Patrick Ryder, kepada wartawan.
Pakar citra satelit di Pusat Studi Nonproliferasi (CNS) James Martin, Dave Schmerler mengatakan, tidak ada alasan untuk meragukan bahwa satelit Korut dapat melihat wilayah luas ataupun kapal perang AS seperti klaim Pyongyang. Sebab, kamera beresolusi menengah pun dapat menawarkan kemampuan tersebut kepada negara komunis itu.
“Tetapi, seberapa bermanfaat gambar-gambar itu tergantung pada tujuan mereka menggunakannya,” kata dia.
Dia menuturkan, agar satelit-satelit beresolusi menengah dapat berguna dalam suatu konflik, Korut perlu meluncurkan lebih banyak satelit lagi agar dapat lebih sering melintasi lokasi-lokasi penting.