Sebelumnya, pada Minggu (17/12/2023) malam, Korut juga menembakkan rudal balistik jarak pendek. Rudal itu terbang sekitar 570 km dan jatuh ke laut.
Peluncuran rudal secara berulang kali ini berlangsung tatkala Korut mengutuk unjuk kekuatan militer yang dilakukan AS di kawasan Semenanjung Korea.
Pyongyang mengecam Amerika Serikat karena dinilai memprovokasi perang nuklir di Semenanjung Korea, termasuk keputusan AS mendatangkan kapal selam bertenaga nuklir di Korsel pada Minggu kemarin.