Korut dan Korsel Akhirnya Pulihkan Kembali Saluran Telepon

Ahmad Islamy Jamil
Bendera Korea Utara berkibar berdampingan dengan bendera Korea Selatan (ilustrasi). (Foto: Financial Times)

Sementara Kementerian Unifikasi Korsel menyatakan, penyambungan kembali hotline alias saluran telepon siaga dengan Korut dapat menjadi langkah mendasar bagi pemulihan hubungan antara kedua negara. Keputusan itu juga diharapkan berpengaruh positif terhadap stabilitas di Semenanjung Korea. 

Pekan lalu, Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menyatakan kesediaannya untuk mengaktifkan kembali saluran telepon dengan Korsel. Dia pun mengutarakan keinginannya untuk mewujudkan harapan rakyat Korea untuk mendukung perdamaian di Semenanjung Korea. 

Kendati demikian, Kim juga mendesak Seoul agar tidak menaruh curiga atas uji coba senjata yang dilakukan Korut akhir-akhir ini. Dia juga mengkritik Amerika Serikat selaku sekutu Korsel, yang selalu mengembangkan sikap dan cara pandang yang bermusuhan terhadap Pyongyang.

Beberapa ahli menilai Korea Utara saat ini tengah mencoba memanfaatkan iktikad Korea Selatan untuk meningkatkan hubungan kedua negara, dengan harapan Seoul dapat membujuk Amerika Serikat agar melonggarkan sanksi ekonomi terhadap Pyongyang.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran Klaim Tembakkan Rudal dan Drone, Paksa Kapal Perang AS Mundur dari Teluk Oman

57 tahun lalu

Melunak, Trump Tiba-Tiba Bilang Ingin Bertemu Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei

57 tahun lalu

Trump Jagokan Wapres JD Vance-Menlu Rubio Maju Pilpres AS 2028: Mereka Tak Terkalahkan!

57 tahun lalu

DPR AS Sahkan Resolusi Batasi Wewenang Trump dalam Perang Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal