Korsel Pulangkan Ratusan Pekerja Pabrik Hyundai yang Ditahan di AS

Anton Suhartono
Ratusan pekerja pabrik baterai mobil listrik Hyundai di Georgia yang ditahan otoritas imigrasi AS dipulangkan ke Korea Selatan (Foto: NBC News)

"Untuk mencegah terulangnya kasus serupa, kami akan bekerja sama dengan Kementerian Perdagangan, Industri, dan Energi serta perusahaan-perusahaan terkait, untuk mengevaluasi dan memperbaiki sistem visa dan status tinggal warga yang bepergian ke AS untuk proyek investasi," kata Kang.

Presiden Korsel Lee Jae Myung sebelumnya menyerukan tindakan menyeluruh yang diperlukan untuk membantu warganya yang ditahan.

Para agen federal dari Penyelidikan Keamanan Dalam Negeri (HSI), Penegakan Keimigrasian dan Bea Cukai (ICE), serta dinas lain menggerebek pabrik baterai kendaraan listrik yang dioperasikan bersama oleh Hyundai dan LG Energy Solution di Kota Ellabell, Georgia, pada Kamis lalu.

Operasi tersebut merupakan salah satu penggerebekan keimigrasian paling besar dalam sejarah AS.

Tom Homan, pejabat pemerintahan Trump yang bertanggung jawab soal perbatasan, mengatakan kepada CNN, para agen federal akan melakukan langkah serupa di tempat lain.

"Jawaban singkatnya adalah iya. Kami akan melakukan lebih banyak operasi penegakan hukum di lokasi kerja," ujarnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
4 jam lalu

Trump Murka Houthi Serang 2 Kapal Tanker Saudi, Ancam Gempur Iran Habis-habisan

5 jam lalu

Blak-blakan, Walkot New York Mamdani Sebut AS Bertanggung Jawab atas Genosida Gaza

7 jam lalu

Israel Gerah AS dan Arab Saudi Teken Perjanjian Nuklir

9 jam lalu

Perang Semakin Sengit, Inggris Mulai Tarik Staf Kedubes dari Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal