Korsel Panggil Dubes Rusia Buntut Pembentukan Aliansi Militer Moskow-Pyongyang

Ahmad Islamy Jamil
Korea Selatan memprotes pembentukan aliansi militer Rusia dan Korea Utara (ilustrasi). (Foto: Reuters)

Blinken mengatakan, Amerika Serikat mendukung setiap respons Korsel terhadap ancaman keamanannya. Sementara Cho menuturkan, kerja sama apa pun untuk membantu memperkuat kemampuan militer Korut jelas menjadi pelanggaran terhadap resolusi Dewan Keamanan PBB.

Cho juga berbicara melalui telepon dengan Menlu Jepang, Yoko Kamikawa. Keduanya pun menyatakan keprihatinan mendalam atas perjanjian antara Moskow dan Pyongyang.

Kamis kemarin, Penasihat Keamanan Nasional Korsel, Chang Ho Jin mengatakan, Seoul akan meninjau peluang untuk memasok senjata ke Ukraina sebagai tanggapan terhadap perjanjian militer Rusia-Korut itu. Putin pun menanggapinya dengan ancaman bahwa Korsel bakal membuat kesalahan besar bila berani bertindak seperti itu.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Rusia Bombardir Ukraina dengan Rudal dan Drone, 8 Orang Tewas Puluhan Terluka

57 tahun lalu

Serangan Rudal AS Hancurkan Jembatan Kereta Hubungkan Iran dengan China dan Rusia

57 tahun lalu

Kunjungi Wilayah Ukraina yang Direbut Rusia, Putin: Rusia Akan Menang Perang!

57 tahun lalu

Rusia Ngamuk Bombardir Kiev Hancurkan Gedung-Gedung, 11 Orang Tewas Puluhan Luka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal