Korsel Catat Rekor Lonjakan Infeksi Covid, Perdana Menteri Sebut 'Krisis Kritis'

Ahmad Islamy Jamil
Masyarakat Korea Selatan menghadapi gelombang ketiga wabah Covid (ilustrasi). (Foto: Reuters)

Lonjakan kasus pada Jumat kemarin menjadi pukulan keras bagi sistem pemberantasan pandemi Korsel yang selama ini menjadi kebanggaan dan andalan negara itu. Pada gelombang pertama infeksi, negeri ginseng berhasil mengatasi wabah tanpa harus memberlakukan lockdown alias penguncian wilayah. 

Korsel kala itu berhasil menjaga laju infeksi di bawah 50 kasus per hari selama sebagian besar musim panas, lewat metode pelacakan, pengujian, dan karantina yang invasif.

Perdana Menteri Korsel, Chung Sye Kyun, pada Jumat kemarin menyebut gelombang wabah Covid di negaranya saat ini sebagai “krisis yang kritis”. Dia pun mengungkapkan rencana untuk mengirim sekitar 800 aparat militer, kepolisian, dan pemerintah di setiap distrik di wilayah Seoul Raya untuk membantu melacak pasien-pasien potensial Covid.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Seleb
5 jam lalu

Demi Wajah Awet Muda, Baim Wong Rela Stem Cell di Korea

Seleb
8 jam lalu

Baim Wong Bantah Operasi Plastik di Korea Selatan, Faktanya Mengejutkan!

Destinasi
2 hari lalu

Liburan ke Korea Selatan Makin Mudah, QRIS Bisa Dipakai Mulai April 2026!

Internasional
12 hari lalu

Mantan Ibu Negara Korsel Dihukum 1 Tahun 8 Bulan Penjara, Suap Tas Chanel Tak Terbukti 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal