Korea Utara Sebut Debu Musiman dari China Bawa Virus Corona

Arif Budiwinarto
Petugas mengenakan APD menyemprotkan disinfektan di dalam bus di kota Pyongyang, Korea Utara pada 22 Februari 2020. (foto: Reuters)

"Orang-orang harus memperhatikan kebersihan pribadi setelah kembali dari luar (ruangan)," bunyi pengumuman seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (24/10/2020).

"Selain itu, pekerja harus menghindari pekerjaan konstruksi luar ruangan bahkan di lokasi rekonstruksi," lanjut isi pengumuman.

Diplomat dan staf kedutaan dilarang pulang ke negaranya

Pada hari Kamis (23/10/2020) kemarin, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Korea Utara telah meminta kepada semua pengunjung serta diplomat yang berada di negara itu menunggu badai debu dari China reda dengan cara beraktivitas di dalam ruangan.

Presiden Korea Utara, Kim Jong-un, mengklaim negaranya masih terbebas dari infeksi virus corona yang telah menginfeksi lebih dari 42,2 juta orang di seluruh dunia dan menewaskan 1,14 juta orang.

Kim memberlakukan aturan ketat yakni menembak mati siapapun yang berusaha mendekat ke perbatasan Korea Utara. Langkah ini sebagai upaya mencegah masuknya virus corona yang dibawa pembelot.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kabar Duka, Aktor Dracin Jin Ze Meninggal Dunia di Usia 33 Tahun

57 tahun lalu

Adik Kim Jong Un: Program Nuklir Korea Utara Tak Bisa Dinegosiasikan!

57 tahun lalu

Korut Lipat Gandakan Produksi Senjata Nuklir, Kim Jong Un: Ancaman Keamanan Memburuk!

57 tahun lalu

Kisah Anjing Pemilik 1,5 Juta Follower Medsos Dikira Hewan Liar, Dibunuh Jadi Santapan Restoran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal