Korban Tewas Sekte Sesat di Kenya Tembus Angka 109 Orang, Didominasi Anak-Anak

umaya
Korban tewas dalam kasus sekte sesat di Kenya yang kini menembus angka 109 mayat, didominasi anak-anak. (Foto: Reuters)

Dia juga mendorong semua pihak untuk memberlakukan pengaturan yang lebih ketat terhadap kelompok-kelompok agama.

"Pemerintah akan mengumumkan langkah-langkah baru yang mengatur gereja minggu depan," katanya.

Aliran sesat yang dibawa Gereja Internasional Kabar Baik itu menganjurkan para pengikutnya untuk puasa sampai mati jika ingin masuk surga. Pusat aktivitas sekte tersebut berada di daerah terpencil Hutan Shakahola, dekat Kota Malindi. 

Tragedi mengerikan yang disebut Pembantaian Hutan Shakahola ini mendorong seruan untuk menindak dengan keras kelompok-kelompok keagamaan di negara mayoritas memeluk Kristen itu.

Pemimpin sekte Paul Mackenzie Nthenge telah ditangkap dan didakwa membunuh para pengikutnya dengan iming-imingi surga jika mereka mati dalam kondisi lapar.

Sebelumnya, anak-anak korban sekte sesat itu diantar oleh orang tua untuk dititipkan kepada Nthenge. Bahkan ada yang sudah bertahun-tahun menetap dan tak boleh pulang.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menkomdigi: 4,7 Juta Akun Anak di TikTok dan YouTube Dinonaktifkan

57 tahun lalu

Update Gempa M6,7 Palu: Korban Tewas Bertambah Jadi 3 Orang, 6.412 Warga Terdampak

57 tahun lalu

Emak-Emak Demo Dukung MBG Dilanjutkan, Sebut Anaknya Jarang Jajan dan Bisa Menabung

57 tahun lalu

Brutal! Kelompok Bersenjata Serbu Ladang di Nigeria, Tembak Mati 17 Petani

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal