Korban Tewas 129 Orang, Polisi Sri Lanka Sudah Peringatkan Ancaman Bom

Anton Suhartono
Gereja St Anthony di Kolombo, sasaran ledakan bom bunuh diri (Foto: AFP)

KOLOMBO, iNews.id - Jumlah korban tewas akibat serangan bom di enam lokasi di Sri Lanka, Minggu (21/4/2019), melonjak menjadi 129 orang. Korban terbanyak berada di Gereja St Anthony, Kolombo. Di antara korban tewas merupakan sembilan warga asing.

Kepala Keplisian Sri Lanka Pujuth Jayasundara mengatakan, pihaknya sudah mengeluarkan peringatkan ancaman bom bunuh diri 10 hari lalu. Serangan menargetkan gereja-gereja besar di negara itu.

Menurut Jayasundara, peringatan dari jajaran intelijennya sudah diberikan kepada para perwira pada 11 April lalu.

Tiga dari enam sasaran ledakan bom bunuh diri tersebut adalah gereja, yakni di ibu kota Kolombo, Gereja St Sebastian di Kota Negombo, dan Kota Batticaloa. Serangan terjadi saat gereja dipenuhi jemaat yang mengikuti misa Paskah.

Sementara itu tiga lokasi ledakan lainnya merupkan hotel juga di Kolombo.

Sebanyak 42 korban tewas yang dilaporkan sebelumnya berasal dari Gereja St Anthony dan hotel di Kolombo. Sedangkan 10 korban tewas lainnya merupakan jemaat di gereja Batticaloa. Sejauh ini belum ada laporan korban jiwa dalam ledakan di Gereja St Sebastian.

Presiden Sri Lanka Maithripala Sirisena terkejut degan serangan dan menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

10 Sampel DNA Keluarga Korban Ledakan Bom Sisa PD II di Biak Dikirim ke Pusdokkes Polri

57 tahun lalu

Bom Sisa Perang Dunia II Meledak di Biak, Polisi Temukan 13 Potongan Tubuh

57 tahun lalu

Update Korban Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II di Biak: 19 Orang Terluka, 55 Warga Mengungsi

57 tahun lalu

Update Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Papua, 3 Orang Masih Dicari

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal