Korban Meninggal akibat Virus Korona, 2.236 di China dan 11 di Negara Lain

Anton Suhartono
Korban meninggal akibat virus korona di China dan negara lain terus bertambah (Foto: AFP)

Namun pada Kamis, otoritas merevisi kembali cara mereka menentukan korban terinfeksi yakni hanya mengandalkan hasil diagnosis dari laboratorium.

Pejabat kesehatan China pekan lalu menjelaskan, pasien di Hubei dapat didiagnosis melalui metode klinis yakni pemindaian paru-paru tanpa harus menjalani tes laboratorium.

Penambahan kasus virus korona juga terjadi di luar China.

Hingga Jumat, Korea Selatan melesat ke urutan pertama jumlah kasus virus korona terbanyak yakni mencapai 156 orang terinfeksi dengan 1 meninggal dan 16 orang sembuh. Disusul Jepang dengan 94 orang terinfeksi, 1 meninggal, dan 18 sembuh, serta Singapura dengan 84 kasus terinfeksi dan 34 sembuh tanpa korban meninggal.

Secara keseluruhan ada 11 orang meninggal di luar China. Iran merupakan negara yang mengonfirmasi kasus kematian akibat virus korona terbaru yakni 2 orang, sekaligus yang pertama di Timur Tengah.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Media AS Ungkap Israel Berencana Bunuh Menlu dan Ketua Parlemen Iran

57 tahun lalu

Demonstran Bakar Diri hingga Tewas Dekat Markas PBB, Bawa Tulisan: China Keluar dari Tibet!

57 tahun lalu

Horor! Demonstran Bakar Diri hingga Tewas di Depan Markas Besar PBB New York

57 tahun lalu

Trump: AS Tak Akan Gulingkan Rezim Iran, Fokus Senjata Nuklir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal